Selasa, 15 Maret 2011

Dia dan Selalu Dia Datang

Jika di dunia ini ada orang tolol ang belum bisa melupakan masa lalunya dengan sempurna, mungkin orang itu adalah aku. Iya, aku. Kenapa? Aku berusaha untuk melupakan nya, menjauhkan segala sesuatu yang berhubungan dengannya. Apapun itu. Sekecil apapun, aku menyingkirkannya. Demi, melupakannya.

Sekarang, jam 01.05 AM aku terdiam didepan laptop. Lagu Sheila on 7 berjudul Mantan Kekasih.

Mantan kekasih yang hilang datang
Ungkapkan besarnya penyesalan
Bagaimana dia, menghancurkan aku
Percayalah, kau tak aku sesali.

Awan hitam, menghantui langkahmu
Bagaimana mungkin jika itu pilihanmu
Disini tak lagi jadi rumahmu

Relakanlah semua
Berakhirlah sudah
Dan biarkan bintang
Menuntunmu pulang

Itu lirik lagu yang sedang aku nyanyikan berulang ulang ini.
Aku berharap aku bisa menyanyikan lagu itu. Lagu dimana aku bisa merelakannya dan 'menyuruhnya' untuk pulang.
Tapi, lagu itu hanyalah akan menjadi lagu dan dia tak akan ingin kembali padaku.

Jalan keluar? Melupakannya?
Bagaimana aku bisa melupakannya jika dia setiap seminggu minimal satu kali muncul di mimpiku. Apa aku harus mencintai seseorang yang lain baru aku bisa melupakannya? Iya kalo bisa. Kalo enggak? Gawat.

Semua butuh waktu, waktu buat melupakannya, waktu untuk menetralkan hati ini.

Tapi, walaupun aku belum bisa melupakan dia secara sempurna sekarang, setidaknya jika nanti aku sudah bisa, aku pasti siap menempuh jalan yang baru, bersama wanita pilihanku.

Sent from my iPhone

Tidak ada komentar:

Posting Komentar