Selasa, 25 Januari 2011
Senin, 24 Januari 2011
Kamera kini adalah barang pasaran. Dulu?
Arya
Sent from my iPhone
The Old and The Train
The Old and The Train
Alone.
It's Sunshine.
Sunshine, a beatiful name isn't? Not like Summer, she's more kind, more smile, but difficult to being mine. Yeah, i love her. But, the point is i think she doesn't love me. Hurts.
Udah ah pake bahasa Inggrisnya. Capek tau mikirnya. <-->
Ya intinya seperti itu. Klo DEWA 19 bilang 'cinta bertepuk sebelah tangan' aku boleh bilang ini 'cinta bertepuk sebelah bego, bodo, gila' kenapa? Ya aku bodo bego gila yang mau sampe skrg masih stick di dia. Dia yg gak menginginkan aku menjadi suaminya (muluk banget sih aku ngarepinnya) preet!! xD
Gak tau lah, namanya juga suka. Bukan berarti tai kucing bisa jadi rasa coklat lho ya!! Klo sampe ada orang yg setuju dengan argumen tai kucing bisa jadi rasa coklat, aku yakin itu orang 100% mengalami gangguan penciuman. *sniff *sniff
Sudah ah, repot mbahas yg namanya suka. Lihat aja dengan waktu. Semoga saja ini hanya 'suka' biar gampang lupa. Tapi klo ternyata aku 'cinta' ya berarti berbahagialah dia.
Ehm, sudah malam. Aku mau tidur. Tidur itu enak, kalo gak ada yg dipikirkan. Coba ada tombol standby di kepala, pasti enak.
Oke, malam semua.
Note: ternyata aku cinta dia.
Salam. Arya.
Love is ....
LOVE is the joy that makes people smile.
LOVE is easy to feel but so hard to explain, easy to spell but hard to define.
LOVE is not created by words but by feelings.
LOVE is not how you forget but how you forgive, not how you listen but how you understand, not what you see but what you feel, not how to let go but to hold on.
(unknown)
PROLOG
Wanita itu terkejut. Pria yang di cintainya tak ada di sampingnya pagi ini. Ia bingung, harus kemana mencari lelaki itu. Di pojok tempat tidur model eropa itu, terdapat sepucuk surat. Wanita itu lantas membuka nya dan setelah membacanya ia menangis.
Sayang,
Aku pergi.
Aku tidak mencintaimu.
Aku cinta Bimo.
Aku cinta kumis dan rambutnya.
Maaf. Maafku dengan hati.
Love,
Ardan.
Dream is a part of memory?
Dream? Ouch!
I 'see' her again in my dream. A long time dreaming, and i'm with her again?? I dunno, its just like running from an ugly pitbull and after u see backward it's not shown up, you feel easy but actually it just sitdown front after you. Waiting to bite, raaawrrrrrr!!!!!
Yes, i dreamed about her again. About her voice. Yes, i think i'v been forgotten her voice, but in my dream i just listen what she say, and that's true, its her voice. Damn. Damn. Shit damn. What is 'damn' mean? It is a good phrase? Or what?
The point is. I want to forget her. But, it is impossible if she just come on my dream, stealing the key of my memories and open the box. Love past box. Damn (again). Maybe i must smash my head, hope the box will come out and i can break it with hammer and throw it into the sea. I wish i could. Okay, thats it. I hope today will be a nice day.
PS: i love VR. Not her.
Regards, Arya.
The Tourist
Nah, film ini pertama kali liat posternya langsung suka. Kenapa? Karena ada homoanku disitu si johny deep (aku cuma bercanda).
Film ini, awalnya di suguhi penampang Angelina Jolie, dan alur ceritanya gampang dimengerti. Suitable buat yang males mikir klo lagi nonton film. Yah, dalam film ini diajarkan cinta akan pangan pertama. Romantis, sebab lokasi nya ada di venesia. Dan, film ini bagus. Dengan ending yg mengejutkan. Aku memberi nilai 3,8 dari 5 untuk film ini. Dan yg belum nonton, segera tonton.
Gengsi atau Butuh?
Oke, BB atau blackberry sudah menjadi pemandangan umum, ada yg telanjang, ada yg berkondom, ada yg bersilikon. Orang muda, tua, nenek, kakek, adek, mas, abang, eneng semua pake. Tapi, apakah mereka sudah menggunakan BB itu secara maksimal? Atau mungkin hanya sebagai alat untuk menabur seksian? Eh gengsian?
Pernah, aku bertemu dengan kawanku ketika masih SD dulu. Aku lupa namanya (dan wajahnya) tiba2, dia datang lalu bilang 'eh pin mu brp??' aku berpikir secepat kilat 'ini siapa?kenal aja enggak minta pin, pin atm?? Atau mungkin mau minta pin kartu indomaret yg biasanya aku gunakan untuk membeli softex mantan?atau apa?' yah itu hanya di pikiranku. Actually aku menjawab 'aku gak pake BB'. Eh dia langsung bertanya dan terheran2 knapa aku gak pake BB. Wah, emang semua orang harus punya BB ya? BB itu mahal om. Klo aku udah kerja, berpenghasilan cukup dan aku membutuhkan sesuatu yg 'semua ada di genggaman' ya baru aku beli. Untuk saat ini? Ah, aku belum perlu. Dan mungkin sesedikit orang juga setuju padaku. Atau mungkin pura2 setuju karena semua ini hanya sandiwara? Mungkin juga si Ahmad Albar setuju. Dia pake BB jua gak sih? Ntar aku tanyain. Eh, kok jadi nyambung ke Ahmad Albar sih? Siapa dia? Penyanyi bukan?
Ya, intinya, BB itu gengsi aau butuh ya tergantung orangnya. Dan klo bagi orang itu BB bermanfaat ya berarti berguna. Tapi klo BB cuma buat alat penunjang gaya hidup, ya lain lagi critanya.
Cukup, sampai sini dulu ngocehanku. Ini juga sekalian merupakan tulisanku yg pertama di blog baru ini. Rumah baru, muka baru, anak baru (eh?) aku cuma bercanda.
Salam,
Arya Duta Padma.
PS: I love VR.